Bogorbagus.com – Pemerintahan Kabupaten Bogor memasuki masa transisi usai Asmawa Tosepu dilantik sebagai Penjabat (Pj) Bupati Bogor menggantikan Iwan Setiawan di hari Sabtu, 30 Desember 2023 kemarin.

Pasca, masuknya Pemerintah Kabupaten Bogor ke masa transisi tersebut, Ra Dien, pengamat Sospolekbud (Sosial Politik Ekonomi dan Budaya) menilai sebagai masa yang penuh harap-harap cemas.

Pasalnya, pada masa transisi yang berbarengan dengan tahun politik tersebut, dikhawatirkan muncul beragam rong-rongan kepentingan politik para elit.

“Di samping segudang permasalahan mendasar yang ada di Kabupaten Bogor yang masih menjadi PR (Pekerjaan Rumah) bersama, khawatir tahun politik berdampak pada mangkraknya pembangunan yang ada.” ujar Ra Dien. (02/01/2024).

“Yang kita khawatirkan rancangan yang sudah disiapkan pemerintah sebelumnya terkontaminasi kepentingan politik yang disamarkan. Tapi semoga itu tidak terjadi.” lanjut Ra Dien.

Di tanya lebih gamblang terkait kepentingan seperti apa yang dikhawatirkan, ia mencotohkan sebuah kemungkinan yang bisa saja terjadi lewat penitipan proyek (PL) yang dikerjakan oleh orang-orang dekat dengan elit politik.

“Ya kan bisa saja terjadi, seperti pelaksana proyek ini perusahaan a, setelah ditelusuri ternyata perusahaan pelaksanaan proyek tersebut dekat dengan elit politik si anu.”

“Bahkan perusahaan yang dimisalkan itu ternyata dalamnya punya si anu, misal, dan saya rasa itu hal yang bukan lagi menjadi hal yang tabu.” terangnya.

Padahal, lanjut dia, idealnya sebuah pekerjaan atau pengerjaan proyek pemerintah itu seharusnya dikerjakan oleh perusahaan yang memang berkompeten.