BOGOR – Puskesmas Sukaresmi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, terus melakukan percepatan program imunisasi campak guna menekan angka penyebaran penyakit di wilayah tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari gerakan imunisasi serentak yang dicanangkan di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat.
Kepala Tata Usaha Puskesmas Sukaresmi, Sri Hartati, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah memfokuskan sumber daya untuk mengejar target cakupan imunisasi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara masif di berbagai titik, termasuk di wilayah Babakan Melon.
"Kegiatan imunisasi serentak Jawa Barat ini memang sedang kita kejar. Hari ini kegiatan telah dilaksanakan di Babakan Melon," ujar Sri Hartati pada Rabu (8/4).
Menurut Sri, tujuan utama dari program ini adalah menurunkan angka kesakitan serta mencegah risiko kematian pada anak. Mengingat sifat penyakit campak yang memiliki tingkat penularan sangat cepat, langkah pencegahan dini dinilai sangat krusial bagi kesehatan masyarakat.
"Harapannya, angka kesakitan akibat wabah penyakit ini bisa menurun. Penularan campak itu sangat cepat dan bisa mengakibatkan kematian. Oleh karena itu, kami berharap masyarakat lebih sadar akan pentingnya mendatangi Posyandu untuk mendapatkan imunisasi," tambahnya.
Lebih lanjut, Sri menegaskan bahwa imunisasi merupakan satu-satunya metode paling efektif untuk mencegah penularan agar tidak semakin meluas. Dengan terlindunginya warga dari ancaman penyakit menular, diharapkan tingkat kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat.
Meskipun pelayanan kesehatan rutin lainnya di Puskesmas tetap berjalan, pihak manajemen memberikan prioritas khusus atau melakukan "gempuran" terhadap program imunisasi ini sepanjang bulan berjalan.
"Fokus Puskesmas saat ini memang masih pada imunisasi tersebut. Layanan lain tetap berjalan, namun minggu-minggu ini sedang kami optimalkan untuk program imunisasi," pungkasnya.