Bogor - Peringatan Hari Juang TNI Angkatan Darat (AD) ke-80 Tahun 2025 di lingkungan Korem 061/Suryakancana diwarnai dengan kegiatan doa bersama yang digelar di Masjid Nur Inayah Makorem 061/SK, Kota Bogor, Jumat (12/12/2025). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 personel TNI AD dari berbagai satuan.
Doa bersama yang dimulai pukul 12.30 WIB itu menjadi bagian dari rangkaian pembinaan mental dan spiritual prajurit dalam menyongsong Hari Juang Kartika. Tahun ini, peringatan Hari Juang TNI AD mengangkat tema “TNI AD Manunggal dengan Rakyat untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Sejahtera, dan Maju.”
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio, S.I., M.Tr.(Han.), bersama para Kepala Seksi Kasrem, Perwira Staf, perwakilan balak aju, serta seluruh anggota Makorem 061/SK. Kehadiran jajaran pimpinan menunjukkan kuatnya komitmen komando terhadap penguatan nilai-nilai kejuangan dan kebersamaan.
Dalam doa yang dipanjatkan, para prajurit memohon keselamatan dan kekuatan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam, khususnya di wilayah Sumatera dan Aceh. Doa tersebut menjadi simbol empati dan kepedulian TNI AD terhadap rakyat yang tengah menghadapi ujian berat akibat musibah.
Selain mendoakan korban bencana, doa bersama juga ditujukan untuk kesuksesan pelaksanaan tugas seluruh personel TNI AD, terutama prajurit di bawah jajaran Kodam III/Siliwangi, agar senantiasa diberikan perlindungan, kesehatan, dan kelancaran dalam setiap pengabdian.
Kegiatan ini tidak hanya bermakna religius, tetapi juga menjadi momentum refleksi sejarah perjuangan TNI AD yang lahir dari rakyat dan berjuang bersama rakyat. Nilai-nilai tersebut terus dijaga sebagai fondasi utama dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.
Menurut pandangan internal satuan, doa bersama menjelang Hari Juang Kartika ke-80 menjadi sarana memperkuat soliditas, loyalitas, dan moral prajurit, di tengah tantangan tugas yang semakin dinamis, baik dalam operasi militer maupun tugas kemanusiaan.
Melalui kegiatan ini, Korem 061/Suryakancana menegaskan bahwa Hari Juang TNI AD bukan sekadar peringatan historis, melainkan pengingat akan tanggung jawab besar prajurit dalam menjaga persatuan bangsa serta mewujudkan Indonesia yang damai, sejahtera, dan berdaulat.