SUKABUMI – Pagi cerah di Desa Langkapjaya, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat 8 Agustus 2025, menjadi saksi kedatangan tamu penting. Waaster Panglima TNI Brigadir Jenderal TNI (Mar) Bambang Hadi Suseno, S.E., M.M., hadir untuk memantau langsung pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-125 yang kini telah memasuki tahap akhir. Ratusan warga dan unsur pemerintah daerah turut menyambut hangat kedatangannya.
Didampingi Dandim 0622/Sukabumi Letkol Kav Andhi Ardana Valerianda, S.H., M.Si., Brigjen Bambang meninjau sejumlah titik pembangunan yang menjadi fokus program TMMD tahun ini. Kehadiran tokoh penting seperti Kasrem 061/Sk Kolonel Inf Agus Widianto, Waaster Kasdam III/Siliwangi Letkol Inf Suryanto, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, S.E., serta jajaran Forkopimda, OPD, dan unsur TNI-Polri menambah semarak acara.
Dalam pemaparan di Posko TMMD, Letkol Andhi menyebut progres pembangunan fisik telah mencapai 85 persen. Kegiatan nonfisik, seperti penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat, bahkan sudah menyentuh angka 90 persen. Program yang dikerjakan meliputi pengaspalan jalan sepanjang 2 kilometer, pembangunan lima titik sarana air bersih, rehabilitasi rumah tidak layak huni, renovasi Pustu dan PAUD, distribusi makanan tambahan untuk pencegahan stunting, hingga penanaman seribu bibit pohon.
Tak sedikit anggaran yang digelontorkan untuk mendukung program ini. Hibah APBD Pemkab Sukabumi senilai Rp 1,15 miliar dipadukan dengan dukungan TNI sebesar Rp 338,3 juta. Dana tersebut dimanfaatkan maksimal agar hasil pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa.
Brigjen Bambang dalam sambutannya menekankan bahwa TMMD adalah wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga dalam mempercepat pembangunan di wilayah tertinggal. Ia mengingatkan, dengan sisa waktu sekitar 13 hari, semua pihak harus bekerja ekstra untuk menyelesaikan target. Tidak hanya soal fisik, ia juga menekankan pentingnya administrasi tertib dan edukasi publik mengenai penanggulangan bencana, bahaya narkoba, serta kewaspadaan terhadap peredaran beras oplosan.
Usai paparan, rombongan bergerak meninjau lokasi-lokasi pembangunan. Mereka mengunjungi Pustu Langkapjaya, PAUD Al-Fallah, titik pembangunan sumur bor, rumah warga yang direnovasi, jalur pengaspalan, serta area penghijauan. Warga yang tengah mengikuti penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat tampak antusias berinteraksi dengan rombongan.
Kegiatan ini ditutup dengan pembagian paket bantuan stunting, sembako, dan sesi foto bersama. Brigjen Bambang menegaskan, TMMD Ke-125 di Sukabumi diharapkan menjadi momentum kebangkitan desa. “Pembangunan ini harus kita jaga bersama, agar manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya. Dengan semangat gotong royong dan kerja sama erat, Desa Langkapjaya diyakini akan tumbuh menjadi desa yang lebih maju dan sejahtera.***