BOGOR - Kepolisian Resor (Polres) Bogor telah resmi mengaktifkan sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di kawasan Flyover Cibinong. Penerapan tilang berbasis kamera ini dimulai sejak Selasa, 6 Januari 2026, bertujuan utama untuk meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas dan memperkuat pengawasan keamanan jalan selama 24 jam nonstop.
Flyover Cibinong dipilih sebagai lokasi prioritas karena perannya yang sangat strategis. Jalur ini merupakan penghubung utama antara Kabupaten Bogor dan Kota Depok, yang dikenal memiliki volume kendaraan sangat padat setiap harinya.
Kepala Bagian Operasi (KBO) Satuan Lalu Lintas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, menjelaskan bahwa kamera ETLE memiliki fungsi ganda. Selain sebagai sarana penindakan, sistem ini juga dimanfaatkan untuk memantau kondisi lalu lintas secara langsung dan real-time.
"Melalui kamera ETLE, kami bisa memonitor situasi lalu lintas secara real time. Jika terjadi kecelakaan atau gangguan, bisa langsung terpantau dan ditindaklanjuti," ujar Ardian, Selasa (6/1/2026).
Ardian merinci, berbagai jenis pelanggaran akan terekam otomatis oleh sistem ETLE. Pelanggaran yang menjadi fokus antara lain pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, berboncengan melebihi kapasitas, menggunakan ponsel saat berkendara, serta pengemudi mobil yang tidak mengenakan sabuk pengaman.
“Setiap pelanggaran yang terjadi akan tertangkap kamera. Ini diharapkan bisa membentuk pola pikir masyarakat agar lebih patuh terhadap aturan lalu lintas,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ardian menuturkan bahwa bukti pelanggaran yang terekam akan diproses secara elektronik. Surat konfirmasi pelanggaran kemudian akan dikirimkan ke alamat pemilik kendaraan sesuai dengan data yang terdaftar.
Mekanisme penindakan berbasis teknologi ini diharapkan mampu meminimalisir pelanggaran yang sebelumnya sulit terpantau secara langsung oleh petugas di lapangan.
"Dengan sistem ini, masyarakat, khususnya generasi muda, diharapkan lebih disiplin dan bertanggung jawab saat berkendara tanpa harus selalu ada petugas di lapangan," tegasnya.