BOGOR - Perayaan Hari Ulang Tahun ke-9 Markas Pejuang Bogor (MPB) yang berlangsung di Resor Highlander, Tamansari, Bogor pada Minggu (21/12/2025) menjadi momen refleksi yang signifikan bagi perjalanan organisasi ini dalam memperkuat aspek sosial dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bogor.
Dalam sambutannya, Kadinsos Kabupaten Bogor, Farid Marup mengungkapkan harapan yang tinggi untuk masa depan MPB. "Semoga MPB di hampir satu dekade ini menjadi prototype LSM di Kabupaten Bogor, terus meningkatkan tingkat sosial masyarakat. Tetap membantu dan menolong masyarakat kelas bawah, juga ke depan ikut memperkuat UMKM masyarakat Kabupaten Bogor," ujarnya.
Sejak didirikan sembilan tahun lalu, MPB telah dikenal sebagai organisasi yang berkomitmen dalam bidang sosial dan kesehatan. Ketua Umum MPB, Atiek Yulis Setyowati, menegaskan bahwa semangat perjuangan MPB berakar dari kepedulian terhadap masyarakat kecil. "Kami memprakarsai gerakan ini untuk membantu orang-orang yang tidak mampu. Dengan segala keterbatasan, kami sudah banyak bergerak di berbagai wilayah Kabupaten Bogor," ungkapnya.
Acara HUT ke-9 MPB juga diwarnai dengan pemberian santunan kepada 50 anak yatim dan dhuafa, yang dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Bogor. Kepala Dinas Sosial memberikan apresiasi kepada dedikasi para relawan MPB. "Setiap hari para relawan bekerja bukan karena kelebihan uang, tapi karena hati yang tergerak untuk menolong sesama," ucapnya.
Dengan tema "Membangun Kekuatan Ekonomi Kabupaten Bogor melalui Jaringan UMKM Pejuang Militan LSM MPB", acara ini juga menyajikan sesi Sosialisasi Pengolahan Makanan dan Minuman Sehat dan Halal, sebagai wujud komitmen MPB dalam mendorong pertumbuhan UMKM lokal yang sehat dan berdaya saing.
Didukung oleh Bank BJB dan dihadiri oleh ratusan relawan, perayaan ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara masyarakat sipil, pemerintah, dan sektor swasta dalam membangun Kabupaten Bogor yang lebih inklusif dan sejahtera.*