JAKARTASekretariat Kabinet memberikan klarifikasi terkait narasi negatif yang beredar di media sosial mengenai perayaan ulang tahun Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Kegiatan yang sempat memicu spekulasi penggunaan fasilitas negara tersebut ditegaskan sebagai agenda resmi institusi, bukan perayaan pribadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, acara yang berlangsung pada 16 April 2026 tersebut merupakan agenda pengarahan Seskab kepada para pegawai. Selain pengarahan, rangkaian acara mencakup pelepasan pegawai yang akan menunaikan ibadah haji serta aparatur yang mendapatkan penugasan pendidikan ke luar negeri. Kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi pembinaan dan manajemen sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pemerintahan.

Terkait potongan video yang viral, momen tasyakuran tersebut hanya merupakan bagian kecil dari keseluruhan agenda. Perayaan dilakukan secara kolektif dan internal bagi seluruh pegawai yang berulang tahun pada bulan April, sehingga bukan merupakan acara eksklusif untuk satu individu pejabat.

Suasana hangat yang terekam dalam unggahan akun Instagram Agung_surahman tersebut merupakan cerminan budaya organisasi yang menekankan kebersamaan dan solidaritas antarpegawai. Hingga saat ini, tidak ditemukan bukti adanya penyalahgunaan anggaran negara dalam kegiatan tersebut. Narasi yang menyebutkan adanya pemborosan fasilitas negara dinilai tidak berdasar dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Sejalan dengan kebijakan efisiensi, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar setiap instansi menekan kegiatan seremonial yang membebani anggaran negara. Pemerintah memastikan bahwa setiap kegiatan dilakukan secara sederhana dan terbatas sesuai dengan koridor regulasi yang berlaku.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya literasi informasi bagi masyarakat di era digital. Publik diharapkan dapat menyaring informasi secara utuh dan tidak mudah terpengaruh oleh konten yang disebarkan tanpa konteks lengkap. Pemerintah melalui berbagai kanal resmi terus berkomitmen mendorong transparansi agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan berimbang.