BOGOR - Di tengah suasana hangat di Pondok Pesantren Bina Umat, Ciampea, Kabupaten Bogor, H. Ricky Kurniawan, Lc, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra melaksanakan kegiatan Reses I Tahun Sidang 2025/2026 pada Senin (1/12). Tema yang diangkat dalam acara ini adalah "Penguatan Ekonomi Umat Berbasis Pesantren dan Komunitas".

Dalam sambutannya, H. Ricky menekankan betapa vitalnya peran pesantren dalam memberdayakan ekonomi masyarakat. "Pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga bisa menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan. Kita ingin mendorong kemandirian ekonomi umat melalui kolaborasi antara pesantren, UMKM, dan pemerintah daerah," kata H. Ricky di hadapan para santri, pengurus pesantren, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha lokal.

Kegiatan reses ini menjadi momen berharga untuk dialog interaktif antara legislator dan masyarakat. Berbagai aspirasi disampaikan, mulai dari akses permodalan bagi UMKM, pelatihan kewirausahaan untuk santri, hingga kebutuhan infrastruktur penunjang ekonomi di wilayah Ciampea dan sekitarnya.

Masyarakat menyambut baik kehadiran H. Ricky dan berharap agar pemerintah lebih memperhatikan potensi ekonomi pesantren. "Kami siap menjadi mitra strategis dalam membangun ekonomi umat, asalkan ada dukungan nyata dari para pemangku kebijakan," ungkap salah satu warga.

Reses ini juga dimeriahkan dengan diskusi panel bertema "Ekonomi Syariah dan Kemandirian Pesantren" yang menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi ekonomi Islam. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab dan memberikan berbagai masukan.

H. Ricky menegaskan komitmennya untuk membawa seluruh aspirasi yang dihimpun dalam reses ini ke dalam pembahasan di DPRD Jabar. "Insya Allah, semua masukan akan kami perjuangkan agar menjadi program nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat," pungkasnya.*