Cibinong, 28 Juli 2025 — Dalam suasana yang penuh semangat, Gedung PWRI di kawasan Pemda Cibinong menjadi tempat berkumpulnya Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Ricky Kurniawan, Lc., bersama pemuda dan masyarakat. Kegiatan reses ini menjadi ajang untuk menggali potensi dan peran pemuda dalam pembangunan daerah.

Ricky memanfaatkan kesempatan ini untuk menjelaskan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pedoman Pelayanan Kepemudaan. Ia menekankan bahwa Perda ini merupakan alat penting yang masih perlu dipahami dan diimplementasikan secara maksimal oleh berbagai pihak di tingkat lokal.

“Pemuda harus diberi ruang bukan sekadar dalam seremoni atau pelatihan, tetapi benar-benar dilibatkan dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan di tingkat daerah,” kata Ricky, yang dikenal aktif memperjuangkan isu-isu kepemudaan di DPRD Jabar.

Dialog yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh tokoh pemuda, pengurus organisasi kepemudaan, dan masyarakat umum. Mereka menyampaikan berbagai keluhan mengenai kurangnya akses terhadap program pembangunan yang ditujukan untuk generasi muda. Isu yang diangkat mencakup minimnya pelatihan vokasi, kurangnya fasilitas olahraga, serta perlunya pembaruan dalam sistem kaderisasi organisasi pemuda.

Menanggapi hal tersebut, Ricky berkomitmen untuk memperkuat advokasi terhadap implementasi Perda Nomor 8 Tahun 2016 agar tidak hanya menjadi formalitas belaka.

“Pemerintah daerah harus mulai berpikir lebih progresif. Perlu disediakan anggaran yang spesifik untuk membina dan memberdayakan pemuda berbasis potensi wilayah. Karena masa depan Jawa Barat ditentukan oleh seberapa kuat generasi mudanya,” tegas politisi dari Partai Gerindra tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara DPRD, eksekutif daerah, dan komunitas pemuda untuk menciptakan ekosistem pembangunan kepemudaan yang berkelanjutan. Bagi Ricky, pemuda adalah aset, bukan beban.

Di akhir pertemuan, semangat untuk menjadikan suara pemuda sebagai penggerak perubahan semakin menguat. Ricky berjanji akan terus memperjuangkan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan generasi muda, khususnya di Kabupaten Bogor dan wilayah lain di Jawa Barat.