BOGOR – Dalam suasana penuh kebahagiaan, Forum Peduli Kesehatan Bogor Barat (FPKBB) merayakan satu dekade perjalanan mereka di Saung Abah BTN, Leuwiliang, Kabupaten Bogor, pada Minggu (24/8/2025). Bersama Yayasan Doa Yatim, acara ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga momen berbagi dengan memberikan santunan kepada 60 anak yatim, serta alat bantu bagi penyandang disabilitas. Diskusi kesehatan yang diadakan menegaskan komitmen para relawan untuk terus berkontribusi di tengah masyarakat.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan artis-artis ternama, termasuk penyanyi dangdut legendaris Caca Handika dan biduan Rana Rani. Penampilan Caca Handika yang membawakan lagu-lagu hitsnya, seperti “Angka Satu”, disambut antusias oleh para relawan yang hadir. Suasana hangat ini menunjukkan bahwa seni dan kepedulian sosial dapat bersatu menciptakan momen yang menginspirasi.

Ketua Umum FPKBB, Asep Hidayat, menyatakan bahwa perayaan HUT ke-10 ini menjadi simbol kebangkitan semangat relawan setelah melewati berbagai tantangan. “Sepuluh tahun ini penuh pasang surut, tapi kami kembali menyalakan api semangat untuk terus membantu masyarakat,” kata Asep. FPKBB, yang resmi berdiri sejak 2015 melalui SK Kemenkumham Nomor AHU-0089524.AH.01.07, kini memiliki sekitar 200 anggota aktif, termasuk 80 relawan pengemudi Community Mobil Siaga Desa (CMD).

Ketua Panitia Harlah, Kang Jarman, menegaskan bahwa kolaborasi dengan Yayasan Doa Yatim merupakan wujud nyata komitmen relawan. “Kami ingin Harlah ini tidak hanya seremonial, tapi juga bermanfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Acara ini juga mendapat perhatian dari berbagai pihak, terlihat dari karangan bunga ucapan selamat yang dikirim oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf, dan RSUD Leuwiliang. Dukungan ini menunjukkan bahwa kiprah FPKBB selama satu dekade telah mendapatkan tempat penting di hati pemerintah dan masyarakat.

Dengan konsep acara yang memadukan santunan sosial, diskusi kesehatan, dan hiburan berkualitas, FPKBB berhasil membuktikan bahwa relawan dapat berperan besar dalam memperkuat jejaring kepedulian sosial di Bogor Barat. Momentum ini diharapkan menjadi awal baru bagi FPKBB untuk terus berkembang dan menginspirasi gerakan relawan sosial kesehatan di wilayah lain.*