BOGOR – Perhelatan Bogor Street Festival (BSF) Cap Go Meh 2026 kembali menyedot perhatian ribuan warga dan wisatawan di kawasan Suryakencana, Kota Bogor. Mengusung tema "Harmony in Diversity", perayaan tahun ini tampil lebih istimewa dengan kehadiran "Pasar Malam Jadoel" dan bazar UMKM yang memperkuat daya tarik wisata sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Acara puncak yang berlangsung pada Selasa (3/3/2026) malam tersebut dibuka langsung oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon, bersama tokoh masyarakat KDM, dan Wali Kota Bogor Dedie Rachim. Kehadiran para tokoh ini menegaskan posisi BSF Cap Go Meh sebagai salah satu agenda budaya nasional yang strategis.
Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak 1 hingga 3 Maret 2026. Selain parade budaya, panitia juga menyelenggarakan aksi sosial berupa buka puasa bersama dan santunan bagi 400 anak yatim di Vihara Dhanagun pada Minggu (1/3/2026). Kegiatan ini menjadi simbol toleransi yang kuat, mengingat perayaan tahun ini bertepatan dengan suasana bulan suci Ramadan.
Ketua Panitia BSF Cap Go Meh 2026, Arifin Himawan, menyatakan bahwa konsep pasar malam tempo dulu sengaja dihadirkan untuk memberikan pengalaman nostalgia bagi pengunjung.
“Pesona Cap Go Meh di Jalan Suryakencana tahun ini terasa lengkap dengan adanya bazar rakyat dan pasar malam jadul. Masyarakat dapat menikmati pertunjukan budaya sekaligus merasakan suasana kebersamaan yang hangat,” ujar Arifin.
Puncak acara ditandai dengan parade budaya spektakuler yang dimulai pukul 20.30 WIB. Ribuan warga memadati rute parade yang melintasi Jalan Suryakencana, Gang Aut, Jalan Gudang, hingga Gang Besi. Pengunjung disuguhi berbagai atraksi menarik, mulai dari Wayang Potehi, parade Liong dan Barongsai, hingga panggung seni yang menampilkan kearifan lokal Bogor.
Arifin menambahkan bahwa tingginya partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan acara ini. Antusiasme warga yang membeludak di sepanjang jalur parade menunjukkan bahwa festival ini telah menjadi ruang temu lintas budaya yang dinantikan.
“Partisipasi masyarakat sangat tinggi pada puncak acara Selasa, 3 Maret 2026. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga, mempererat persaudaraan, dan menjadi motor penggerak ekonomi rakyat,” tambahnya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Bogor mengapresiasi ketertiban pengunjung selama acara berlangsung. Pihak pemkot juga terus mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mematuhi pengalihan arus lalu lintas yang telah disiapkan petugas di sekitar area Suryakencana demi kenyamanan bersama.