BOGOR - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Ricky Kurniawan, Lc., memberikan penghargaan yang tinggi terhadap pelaksanaan Sekolah Tani yang diselenggarakan oleh Pemuda Tani Indonesia (PTI) Kabupaten Bogor. Acara ini berlangsung di Hotel Gerbera, Megamendung Bogor, pada 22 Juli 2025. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah strategis yang nyata dalam mempersiapkan generasi muda yang tangguh untuk mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan di Indonesia.
Ricky menekankan bahwa inisiatif Sekolah Tani sangat sejalan dengan semangat Astacita, terutama dalam konteks pembangunan ekonomi berkelanjutan yang berbasis pada potensi lokal. “Kita tidak bisa berharap pada pertanian yang kuat tanpa melibatkan pemuda. Apa yang dilakukan PTI ini menunjukkan bahwa pertanian bisa jadi ruang aktualisasi anak muda, sekaligus menjadi pilar pembangunan nasional dari desa,” kata Ricky.
Kegiatan Sekolah Tani ini diikuti oleh 50 peserta yang merupakan pengurus aktif PTI Kabupaten Bogor. Mereka mendapatkan pelatihan intensif mengenai manajemen pertanian, kewirausahaan, dan penguatan organisasi. Materi pelatihan disampaikan oleh dinas-dinas terkait, seperti Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, serta Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor.
Ricky juga menegaskan pentingnya peran pemuda dalam sektor pertanian yang harus terus didorong dan difasilitasi oleh pemerintah daerah. “Saya mendorong agar kegiatan seperti ini menjadi agenda rutin tahunan, bahkan bisa dikembangkan di seluruh wilayah Jawa Barat,” tambahnya.
Acara ini dibuka oleh Ketua PTI Kabupaten Bogor, Hamdani Maulana Malik, yang juga mendapatkan arahan langsung dari jajaran DPP dan DPD PTI, termasuk Ketua Umum Budisatrio Djiwandono. Mereka menekankan pentingnya sinergi antara organisasi kepemudaan dan sektor pertanian dalam membangun swasembada pangan nasional.
Ricky mengapresiasi pendekatan akar rumput yang diterapkan oleh PTI, menekankan pentingnya kehadiran pemuda di tengah-tengah petani. “Ini bukan sekadar pelatihan, tapi awal dari gerakan besar yang akan mencetak pemimpin-pemimpin baru di bidang pertanian,” ujarnya.
Dengan harapan, Sekolah Tani ini dapat menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjadikan pertanian sebagai sektor yang menarik, kompetitif, dan berkelanjutan bagi generasi muda.