Perlunya Peningkatan Akses Informasi dan Telekomunikasi Percepat Pembangunan Daerah Tertinggal

Perlunya Peningkatan Akses Informasi dan Telekomunikasi Percepat Pembangunan Daerah Tertinggal

JAKARTA-JurnalCakrawala.com Rapat Koordinasi Finalisasi dan Pelaporan dengan tema “Optimalisasi Jaringan Informasi dan Telekomunikasi di Daerah Tertinggal”, diselenggarakan Direktorat Peningkatan Sarana dan Prasarana, Ditjen Pembangunan Daerah Tertinggal, serta mengundang pihak BAPPENAS, BAKTI, dan More »

IWO bersama Ully Sigar dan Seniman Peduli Galang Donasi Sulteng

IWO bersama Ully Sigar dan Seniman Peduli Galang Donasi Sulteng

JAKARTA-JurnalCakrawala.com. Bencana tsunami yang melanda Sulawesi Tengah di Palu, Donggala, Sigi dan daerah-daerah sekitarnya mendorong Yayasan Garuda Nusantara, Rumah Balada Indonesia, Sekolah Musik Vidi Vici, dan IWO (Ikatan Wartawan Online) tergerak untuk More »

Laporkan Korupsi Dapat Hadiah 200 Juta, Jampidsus: Tunggu Anggaran Pemerintah

Laporkan Korupsi Dapat Hadiah 200 Juta, Jampidsus: Tunggu Anggaran Pemerintah

JAKARTA-JurnalCakrawala.com. Kejaksaan Agung siap melaksanakan apa yang telah diatur oleh pemerintah terkait pemberian kompensasi bagi masyarakat yang memberikan informasi kepada penegak hukum akan adanya korupsi maksimal Rp.200 juta. Meski demikian semua diatur More »

Bakamla RI Jalin Sinergitas Dengan Badiklat Kejagung

Bakamla RI Jalin Sinergitas Dengan Badiklat Kejagung

JAKARTA-JurnalCakrawala.com. Badan Pendidikan dan Latihan (Badiklat) Kejaksaan RI menyambut baik kunjungan Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI untuk menjalin kerjasama dan sinergitas dibidang penegakan hukum. Kepala Badan Diklat Kejagung Setia Untung Arimuladi mengapresiasi More »

Pertemuan Bilateral Kejaksaan RI dan Kejaksaan Saint Petersburg

Pertemuan Bilateral Kejaksaan RI dan Kejaksaan Saint Petersburg

JurnalCakrawala.com. Kepala Kejaksaan Saint Petersberg Litvinenko Sergey Ivanovich turut berduka atas bencana gempa bumi dan tsunami yang menewaskan ribuan jiwa di Indonesia. Namun ungkapan belasungkawa itu tidak mengurangi rasa senangnya atas kunjungan More »

 

Tawuran Tewaskan 1 Pelajar, Polres Bogor akan Panggil Dinas Pendidikan dan Pihak Sekolah

KAB.BOGOR-JurnalCakrawala.com.

Terkait dengan kejadian tawuran antar pelajar yang terjadi pada malam Kamis tanggal 12 September 2018, bahwa pada malam itu telah terjadi tawuran antara SMK Bina Pendidikan Gunung Putri melawan SMK Pijar Alam Cileungsi.

Akibat Tawuran tersebut Satu Orang Pelajar SMK Pijar Alam Berjenis kelamin Laki Laki berinisial SP (14) Meninggal dunia akibat Luka Bacok pada Bagian Dada.

Reskrim Polres Bogor dan Polsek Cileungsi bersama-sama melakukan pengejaran terhadap para pelaku, akhirnya berhasil diamankan dari para Pelajar pelaku penyerangan dari SMK Bina Pendidikan Cileungsi Sebanyak 18 orang, Sabtu (15/09).

Polisi melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku dan akan melakukan penahanan. Karena Sebagian besar pelaku masih dibawah umur maka berlaku sistem peradilan anak jadi penanganannya agak berbeda dengan orang dewasa.

“Saya minta ini dalam waktu dekat akan meminta dinas pendidikan untuk duduk bersama-sama dengan memanggil para guru terutama guru-guru sekolah tersebut, apabila tawuran ini masih berulang-ulang maka kita akan rekomendasikan kepada Dinas Pendidikan Agar dievaluasi atau dicabut izinya”. Tutur Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky P.G., S.Sos., S.I.K., M.H.

Kepolisian juga meminta peranan dari orang tua dan masyarakat untuk bersama-sama mengantisipasi masalah tawuran pelajar ini.

Peran serta masyarakat ini sangat penting dalam mengawasi Pelajar atau anak – anak yang nongkrong bergerombol pada jam sekolah dan diluar jam sekolah dengan membawa senjata tajam di lingkungannya agar segera melaporkan kepada kepolisian terdekat.

Polres bogor akan menindak tegas secara hukum bagi siapa saja yang tertangkap membawa senjata tajam untuk tawuran.

Satgas Pelajar dan Patroli dari Kepolisian sudah rutin dilaksanakan setiap hari untuk mencegah aksi tawuran pelajar, patroli ini biasanya dilakukan di jam sekolah dan pada jam pulang sekolah. Namun Kejadian Tawuran di Cileungsi ini terjadi di malam hari.

Senjata-senjata tajam yang digunakan oleh para pelajar untuk tawuran itu kebanyakan dibuat sendiri seperti dibubut atau membawa celurit dari rumah jadi memang sudah ada niatan sejak awal untuk tawuran itu menggunakan senjata tajam jadi bagaimana melumpuhkan dan mematikan lawan. (Red/Humas Polres)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *