Ricky Kurniawan Sosialisasikan Perda Pekerja Migran di Desa Leuwimalang Cisarua, Bahas Kontribusi Terhadap Devisa
BOGOR – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Ricky Kurniawan, Lc., kembali menyosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pekerja Migran Indonesia dalam sebuah pertemuan di Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Selasa, 18 Februari 2025. Acara ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga yang memiliki minat atau keterkaitan dengan sektor tenaga kerja luar negeri.
Dalam kesempatan tersebut, H. Ricky Kurniawan menegaskan bahwa pekerja migran adalah aset penting bagi negara, terutama karena kontribusi mereka terhadap devisa. Oleh karena itu, perlindungan dan pemberdayaan mereka harus menjadi prioritas, baik dari sisi regulasi maupun implementasinya di lapangan.
“Melalui Perda ini, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan pekerja migran mendapatkan hak-haknya, mulai dari tahap persiapan sebelum keberangkatan, saat bekerja di luar negeri, hingga kembali ke Indonesia. Ini termasuk pelatihan keterampilan, pendampingan hukum, serta perlindungan dari praktik ilegal yang merugikan,” ujar H. Ricky.
Ia juga mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap praktik penipuan dalam perekrutan tenaga kerja. Menurutnya, masih banyak kasus pekerja migran yang berangkat secara non-prosedural dan akhirnya menghadapi masalah di negara tujuan. Oleh karena itu, ia mendorong masyarakat untuk hanya menggunakan jalur resmi yang telah diakui pemerintah.
Selain itu, H. Ricky juga menyoroti pentingnya peran pemerintah desa dan komunitas dalam memberikan edukasi serta informasi yang jelas bagi calon pekerja migran. Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, agen tenaga kerja resmi, serta masyarakat, diharapkan pekerja migran dapat bekerja dengan lebih aman dan terlindungi.
Warga Desa Leuwimalang yang hadir dalam acara ini menyambut baik sosialisasi tersebut, mengingat banyak dari mereka yang memiliki sanak saudara atau kerabat yang bekerja di luar negeri. Mereka berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah dalam hal pelatihan keterampilan, bantuan hukum, serta fasilitas kepulangan bagi pekerja migran yang mengalami kendala di negara tujuan.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat mengenai hak dan regulasi pekerja migran semakin meningkat sehingga mereka dapat bekerja dengan aman dan mendapatkan hak-haknya secara maksimal.

