Perlunya Peningkatan Akses Informasi dan Telekomunikasi Percepat Pembangunan Daerah Tertinggal

Perlunya Peningkatan Akses Informasi dan Telekomunikasi Percepat Pembangunan Daerah Tertinggal

JAKARTA-JurnalCakrawala.com Rapat Koordinasi Finalisasi dan Pelaporan dengan tema “Optimalisasi Jaringan Informasi dan Telekomunikasi di Daerah Tertinggal”, diselenggarakan Direktorat Peningkatan Sarana dan Prasarana, Ditjen Pembangunan Daerah Tertinggal, serta mengundang pihak BAPPENAS, BAKTI, dan More »

IWO bersama Ully Sigar dan Seniman Peduli Galang Donasi Sulteng

IWO bersama Ully Sigar dan Seniman Peduli Galang Donasi Sulteng

JAKARTA-JurnalCakrawala.com. Bencana tsunami yang melanda Sulawesi Tengah di Palu, Donggala, Sigi dan daerah-daerah sekitarnya mendorong Yayasan Garuda Nusantara, Rumah Balada Indonesia, Sekolah Musik Vidi Vici, dan IWO (Ikatan Wartawan Online) tergerak untuk More »

Laporkan Korupsi Dapat Hadiah 200 Juta, Jampidsus: Tunggu Anggaran Pemerintah

Laporkan Korupsi Dapat Hadiah 200 Juta, Jampidsus: Tunggu Anggaran Pemerintah

JAKARTA-JurnalCakrawala.com. Kejaksaan Agung siap melaksanakan apa yang telah diatur oleh pemerintah terkait pemberian kompensasi bagi masyarakat yang memberikan informasi kepada penegak hukum akan adanya korupsi maksimal Rp.200 juta. Meski demikian semua diatur More »

Bakamla RI Jalin Sinergitas Dengan Badiklat Kejagung

Bakamla RI Jalin Sinergitas Dengan Badiklat Kejagung

JAKARTA-JurnalCakrawala.com. Badan Pendidikan dan Latihan (Badiklat) Kejaksaan RI menyambut baik kunjungan Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI untuk menjalin kerjasama dan sinergitas dibidang penegakan hukum. Kepala Badan Diklat Kejagung Setia Untung Arimuladi mengapresiasi More »

Pertemuan Bilateral Kejaksaan RI dan Kejaksaan Saint Petersburg

Pertemuan Bilateral Kejaksaan RI dan Kejaksaan Saint Petersburg

JurnalCakrawala.com. Kepala Kejaksaan Saint Petersberg Litvinenko Sergey Ivanovich turut berduka atas bencana gempa bumi dan tsunami yang menewaskan ribuan jiwa di Indonesia. Namun ungkapan belasungkawa itu tidak mengurangi rasa senangnya atas kunjungan More »

 

Reskrim Polres Bogor Bekuk Pelaku Kasus Pengoplosan Gas LPG di Cileungsi

BOGOR–JurnalCakrawala.com.

Sat Reskrim Polres Bogor adakan Konferensi Pers pengungkapan kasus Pengoplosan gas LPG dari tabung LPG 3 kg (bersubsidi) ke dalam tabung gas LPG 12 Kg serta 50 kg (non subsidi) yang terjadi di Kampung Garapan Babakan, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Modus Operandi yaitu Pelaku Usaha melakukan kegiatan memindahkan / menyuntikan gas LPG dari tabung LPG 3 Kg (bersubsidi) ke dalam tabung gas LPG 12 Kg serta 50 kg (non subsidi) dengan mempergunakan alat berupa pipa besi yang dipungsikan sebagai regulator.

“Selanjutnya gas LPG 12 kg dan 50 kg yang merupakan hasil dari kegiatan penyuntikan tersebut dipasarkan ke toko dan warung disekitaran wilayah Cileungsi dan Bekasi,” demikian disampaikan Kapolres Bogor, AKBP Andi Moch. Dicky saat konferensi pers dengan awak media di Mako Polres Bogor, Rabu (5/9/2018).

Adapun pelaku sebanyak 3 orang berinisial MP (42) tahun, warga Cileungsi, ED (28) tahun, warga Periuk Tangerang dan HR (37) tahun, warga Cileungsi beserta barang bukti yang diamankan berupa: 4 unit mobil pick up, 550 buah tabung gas LPG 3 kg. (Isi), 200 buah tabung gas LPG 3 kg. (kosong), 70 buah tabung gas LPG 12 kg. (kosong), 12 buah tabung gas LPG 50 kg (kosong), 11 buah tabung gas LPG 50 kg. (isi), 29 buah pipa besi yang difungsikan sebagai regulator dan 1 buah bok yang berisikan segel tabung gas LPG serta 1 buah timbangan.

Kronologis kejadian, menurut keterangan Kapolres Bogor, pada hari Senin tanggal 20 Agustus 2018 lalu, berdasarkan hasil penyilidikan Sat Reskrim Polres Bogor tentang adanya indikasi kegiatan memindahkan atau penyuntikan gas LPG yang terjadi di wilayah Kabupaten Bogor.

“Kemudian Sat Reskrim Polres Bogor mendatangi sebuah tempat berupa bangunan yang berlokasi di Kampung Garapan Babakan Desa Dayeuh Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor dimana sedang berlangsungnya kegiatan penyuntikan gas LPG yakni memindahkan isi tabung gas ukuran 3 Kg bersubidi ke dalam tabung gas ukuran 12 Kg dan 50 Kg Non Subsidi dengan menggunakan alat berupa pipa besi untuk mengalirkan/mengantarkan/memindahkan isi dari gas LPG tersebut,” paparnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Beni Cahyadi, SH menerangkan, dari kasus ini menimbulkan kerugian bagi masyarakat pengguna gas dikarenakan secara takaran pastinya sudah berkurang, baik dari segi kuantitas maupun kualitas meski harga sesuai dengan pasar.

“Untuk itu disarankan kepada masyarakat khususnya para konsumen gas agar dapat membeli gas ditempat-tempat yang notebene nya sudah dilegalkan,” ujar Kasat Reskrim.

Lebih lanjut, Kasat Reskrim mengatakan, dari kasus ini, kedepan kita akan koordinasikan dengan Hiswana Migas karena memang dalam wadah mereka dan akan kita check legalitas perizinannya termasuk secara yuridis teknis dalam pengoperasian mulai dari pendistribusian sampai pengoperasian.

“Masyarakat dihimbau mohon lebih aktif memberikan informasi apabila ada indikasi pengoplosan dan lebih kritis apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan khususnya terkait masalah gas,” pungkas AKP Beni Cahyadi, SH.

Para pelaku ditangkap saat sedang melakukan kegiatan penyuntikan gas LPG. Kemudian guna proses pemeriksaan lebih lanjut, para pelaku berikut barang bukti diamankan dan bawa ke Polres Bogor.

Pelaku dikenakan Pasal 62 Ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) hurup b dan c UU RI No 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, dan/atau Pasal 32 Ayat (2) Jo Pasal 30 UU RI No 2 Tahun 1981 Tentang Metrologi legal, dengan ancaman pidana kurungan maksimal 5 tahun dan denda paling banyak Rp. 2 Milyar Rupiah.(Red/lkt/sumber: Humas Polres Bogor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *