Danlanud RHF: Operasi Tangkis Petir Jaga Wilayah NKRI Terbebas dari Pelanggaran

Danlanud RHF: Operasi Tangkis Petir Jaga Wilayah NKRI Terbebas dari Pelanggaran

BATAM-JurnalCakrawala.com. Pangkalan Udara (Lanud) Bandara Hang Nadim Batam, pada hari Minggu (4/11/2018) mendadak ramai di kunjungi warga Batam Kepri, mereka datang mulai dari siswa-siswi sekolah penerbangan, anak-anak sekolah dasar hingga keluarga, bahkan More »

Pangkoopsau Lantik Dua Danlanud, Salah Satunya Danlanud RHF Tanjungpinang

Pangkoopsau Lantik Dua Danlanud, Salah Satunya Danlanud RHF Tanjungpinang

JAKARTA-JurnalCakrawala.com. Pangkoopsau I, Marsda TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P melantik dua Komandan Lanud jajaran Koopsau I secara bersamaan yang bertempat di gedung Roesmin Nurjadin, Makoopsau I, Jakarta (9/1). Kedua pejabat yang baru More »

Dana Dekonsentrasi Turun, Kejaksaan RI Lakukan Pengawalan Dana Transmigrasi dan Desa

Dana Dekonsentrasi Turun, Kejaksaan RI Lakukan Pengawalan Dana Transmigrasi dan Desa

JAKARTA-JurnalCakrawala.com. Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Bidang Intelijen (Jamintel) terus mengawal penerimaan dana Dekonsentrasi dan Pembantuan bidang transmigrasi tahun 2019 sejumlah 100 satuan kerja dibawah Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi More »

Direktur B Jamintel Minta Kajari Kabupaten Bogor Pantau Sekte Shinsei Bukkyo

Direktur B Jamintel Minta Kajari Kabupaten Bogor Pantau Sekte Shinsei Bukkyo

  JAKARTA-JurnalCakrawala.com.   Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Intelijen dibawah kendali Direktur Sosial Budaya dan Kemasyarakatan atau Direktur B, melakukan tindak lanjut terkait kasus munculnya aliran kepercayaan baru yakni Shinsei Bukkyo More »

Prasetyo Imbau  Kejaksaan Jadi Zona Integritas Juga Jadi Agen Perubahan

Prasetyo Imbau  Kejaksaan Jadi Zona Integritas Juga Jadi Agen Perubahan

  JAKARTA-JurnalCakrawala.com. Pelatihan agen perubahan tahun 2018 sangat penting dan strategis lantaran pelatihan ini momentum bagi Kejaksaan mengingat masih banyaknya kekurangan yang harus dibenahi dan disempurnakan. Karena itu pelatihan agen perubahan ini More »

 

Jaksa Agung Miris Lihat Kehidupan 4 Jaksa Korban Lion Air, Prasetyo akan Naikin Pangkat 4 Jaksa

JAKARTA-JurnalCakrawala.com.

Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan pihaknya akan membahas kenaikan pangkat satu tingkat kepada 4 jaksa korban musibah jatuhnya Pesawat Lion JT610 di perairan Laut diperairan Tanjung Karawang, Jawa Barat awal pekan ini, Senin 29 Oktober 2019.

“Kita akan pertimbangkan untuk diberikan kenaikan pangkat anumerta. Mereka semua jaksa-jaksa muda yang berprestasi, penuh dedikasi, punya loyalitas dan integritas tinggi yang patut dihargai,” ujar Prasetyo di Kejagung, Jakarta, Jumat (2/11/2018).

Dijelaskan dia saat ini pembahasan bersama dengan para pimpinan Kejaksaan Agung diantaranya Jaksa Agung Muda dan para pimpinan lainnya. Alasan kenaikan pangkat lantaran jaksa yang menjadi korban Lion Air itu hendak menjalankan tugasnya sebagai abdi negara.

“Kepada mereka karena mereka berangkat ke sana dalam rangka menuju ke tempat tugas,” ucapnya.

Adapun 4 orang korban dari Kejaksaan itu adalah, Jaksa Andri Wiranofa bersama istrinya Nia Sugiono, Jaksa Dody Junaedi, Jaksa Shandy Johan Ramadhan, serta Staf TU Kejati Babel, Sastiarta.

Prasetyo mengatakan dari kunjungannya bersama para pimpinan Kejaksaan Agung ke rumah korban satu persatu yang notabene warga Korps Adhyaksa itu, dirinya mengaku merasa miris, lantaran anak-anak korban masih kecil-kecil dari masih yang ada didalam kandungan, balita hingga usia 12 tahun.

“Saya kunjungi satu persatu keluarga mereka, baik keluarganya Andri Wiranofa, keluarganya Dodi Junaedi, kelurganya Sendi. Hanya yang di pangkalpinang saya belum ke sana. Tentunya menyampaikan rasa duka kita, rasa sedih kita, rasa empati kita,” ujar dia.

“Sekarang kita berpikir pada anak-anak yang ditinggalkan. Kan mereka meninggalkan anak kecil-kecil, bahkan Andri Wiranofa malah bersama istrinya (meninggal), anaknya 2 orang, peremuan kecil-kecil. Sementara Dodi anaknya ada 3, perempuan, laki, perempuan masih kecil-kecil juga. Paling besar baru kelas 1 smp. Dan yang satu lagi anak Sendi masih 1,5 bulan di dalam kandungan,” sambungnya.

Dengan kondisi seperti itu, tentunya menjadi perhatian pihaknya, dan pesan yang ingin sampaikan Prasetyo terhadap keluarga korban dengan bantuan itu setidaknya sedikit membantu mereka atas dasar spontanitas rekan-rekan Kejakaaan Agung ini.

“Saya, dan teman-teman lain, Wakil Jaksa Agung dan Para Jaksa Agung Muda itu memberikan kepada mereka Tabanas, masing-masing 100 juta untuk keenam anak-anak korban. 5 anak-anak kecil dan satu yang masih dalam kandungan,” ungkapnya.

Dengan bantuan dari pimpinan kejaksaan tersebut lanjut dia, minimal dapat memberikan sedikit manfaat kepada mereka, setidaknya untuk bagaimana membantu sekolah mereka nanti, karena yang penting masa depan mereka harus dipikirkan.

“Saya juga sampaikan kepada keluarganya kalau ada hal-hal yang memerlukan bantuan dari kita tentunya jangan segan-segan untuk menyampaikan, menjadi tanggung jawab kita semua masa depan mereka,” tandas dia.

Seperti diketahui dari 189 jiwa dalam musibah Pesawat Lion Air Boing 737 Max 8 itu, 5 diantaranya keluarga Kejaksaan yang menjadi korban pesawat Lion Air PK-LQP itu.
(Red/edw-iwo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *