Pemerintah Kucurkan 405,1 Triliun untuk Tangani Dampak Covid-19, ini Rinciannya

Pemerintah Kucurkan 405,1 Triliun untuk Tangani Dampak Covid-19, ini Rinciannya

JAKARTA,-JurnalCakrawala. Pemerintah mengucurkan anggaran sebesar Rp405,1 triliun sebagai tambahan belanja dan pembiayaan APBN 2020 untuk penanganan Covid-19. Anggaran tersebut selanjutnya akan dialokasikan kepada sejumlah pos yang diperlukan untuk menangani dampak Covid-19 mulai More »

IWO Bogor Berduka, Akibat Jantung Kang Agus Tutup Usia

IWO Bogor Berduka, Akibat Jantung Kang Agus Tutup Usia

BOGOR,JurnalCakrawala. Pengurus harian Ikatan Wartawan Online (IWO) Bogor yang juga wartawan harianasional.com, tutup usia (44) pada Minggu (29/3), pukul 04.00 Wib. Beliau meninggal dunia karena sakit jantung tiba-tiba. Agus Haryana adalah salah More »

Jodhi Yudono Ajak Para Awak Media Jadi Spirit Masyarakat Hadapi Corona

Jodhi Yudono Ajak Para Awak Media Jadi Spirit Masyarakat Hadapi Corona

JAKARTA,-JurnalCakrawala. Oleh Jodhi Yudono (Ketua Umum Ikatan Wartawan Online) Kawan-kawan anggota IWO di mana pun berada, selamat pagi dan tetap semangat. Hari ini kita menyaksikan wajah dunia yang sedang berduka. Covid 19 More »

Kapolri Pimpin Pembaretan 154 Personel Polri yang akan Jalani Misi Perdamaian PPB

Kapolri Pimpin Pembaretan 154 Personel Polri yang akan Jalani Misi Perdamaian PPB

JAKARTA,-JurnalCakrawala. Kapolri Jenderal Idham Azis memimpin kegiatan tradisi pembaretan dan upacara penutupan latihan pra tugas Kontingen Satgas Garbha II FPU 12 UNAMID yang akan melaksanakan tugas misi pemeliharaan perdamaian PBB di Darfur, More »

Bersama Kapolri di Batam, Panglima TNI: Pulau Galang Ditakdirkan bagi Operasi Kemanusiaan

Bersama Kapolri di Batam, Panglima TNI: Pulau Galang Ditakdirkan bagi Operasi Kemanusiaan

BATAM,-JurnalCakrawala. Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlatamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., bersama pimpinan TNI dan Polri serta unsur FKPD Porvinsi Kepri menyambut kedatangan Panglima TNI Marsekal TNI More »

 

Menteri Kelautan Tegaskan akan Menindak Pelaku Ancaman Ilegal Fishing di NKRI

BATAM,-JurnalCakrawala.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Edhy Prabowo menyampaikan apresiasi kepada para nakhoda Kapal Pengawas Perikanan yang telah berhasil menangkap kapal ikan asing, pelaku ilegal fishing tersebut Apresiasi yang diberikan merupakan upaya KKP untuk terus meningkatkan semangat jajarannya dalam memberantas legal fishing.

“Saya sangat mengapresiasi semangat, keberanian dan daya juang para Awak Kapal Pengawas Perikanan kita dalam memberantas ilegal fishing,” kata Edhy.

“KKP dan DPR juga sudah sepakat bahwa ke depan PSDKP akan semakin kita perkuat dan kesejahteraan Awak Kapal Pengawas akan kita tingkatkan”, terang Edhy.

Kelima kapal ikan asing yang ditangkap tersebut pertama kali terdeteksi oleh Kapal Pengawas Perikanan pada posisi 0143,611 Lintang Utara dan 10448,079 Bujur Timur (Barat Daya Pulau Tarempa).

Wilayah tersebut merupakan perairan ZEE Indonesia yang berbatasan dengan overtapping claimed area Indonesia-Malaysia.

Kapal ikan asing ilegal ini mencoba mengelabui aparat kita dengan seolah-olah merupakan kapal ikan asal Malaysia. Mereka tidak mengibarkan bendera kebangsaan kapal, dan menggunakan kode C2 pada lambung kapal yang merupakan kode yang digunakan oleh kapal ikan Malaysia yang beroperasi di ZEE”, jelas Edhy, saat konferensi pers, pada hari Rabu pagi, (4/03/20) di PSDKP Barelang.

Namun siasat tersebut tidak mampu mengelabui aparat Ditjen PSDKP yang kemudian melakukan pemeriksaan di atas kapal dan tidak menemukan satu dokumen-pun yang membuktikan bahwa kapal kan tersebut berasal dari Malaysla. Justru sebaknya sluruhak kapal perikanan tersebut temyata berkewarganegaraan Vietnam.

“kapal-kapal ini ingin memanfaatkan kesepakatan antara Pemerintah Indonesia dan Malaysla yang menerapkan langkah pengusiran apabila beroperasi di overlapping claim area,” ungkapnya.

Terhadap kasus ini Edhy kembali menegaskan bahwa, KKP akan bertindak tegas terhadap segala bentuk ancaman ilegal fishing di wilayah pengelolaan perikanan Indonesia. Kapal-kapal tersebut akan diproses hukum lebih lanjut atas pelanggaran yang diakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Tentu posisi kita sangat jelas terhadap kapal pelaku legal fishing, tidak ada kompromi, karena pemberantasan ilegal fishing ini tentu bukan hanya demi kedaulatan pengelolaan perikanan tapi juga agar nelayan-nelayan kita aman dan nyaman di laut,” pungkas Edhy.

Dalam catur wulan kepemimpinannya di KKP, Edhy telah berhasil menangkap tiga belas kapal ikan asing illegal dengan rincian 8 kapal berbendera Vietnam, 4 kapal berbendera Filipina dan 1 kapal berbendera Malaysia. (Dri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Oo.. Gak Boleh Copas Bro !! ikuti selalu berita Jurnal Cakrawala dan terbaru.