Bangun Citra Kejaksaan RI, ini Inovasi Cara Setia Untung Raih Penghargaan

Bangun Citra Kejaksaan RI, ini Inovasi Cara Setia Untung Raih Penghargaan

DEPOK-JurnalCakrawala.com. Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Kaban Diklat) Kejaksaan RI Setia Untung Arimuladi punya cerita tersendiri dalam perjalanan karirnya sebagai seorang jaksa dalam berinovasi meningkatkan citra Kejaksaan. Dia bercerita saat menjabat Kepala More »

Terkait Bagasi Berbayar, Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) Gugat Menteri Perhubungan, Lion, Wings dan Citilink

Terkait Bagasi Berbayar, Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) Gugat Menteri Perhubungan, Lion, Wings dan Citilink

JAKARTA-JurnalCakrawala.com. Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) mengajukan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum terhadap Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Menhub) , Lion Air, Wings Air dan Citilink. Gugatan yang terdaftar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan More »

Anggota DPR RI Komisi VII Hadiri Diseminasi Iptek LIPI di Desa Tonjong Bogor

Anggota DPR RI Komisi VII Hadiri Diseminasi Iptek LIPI di Desa Tonjong Bogor

KAB.BOGOR-JurnalCakrawala.com Diseminasi Iptek Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau LIPI di Desa Tonjong Kecamatan Tajurhalang Kabupaten Bogor dihadiri oleh anggota Dewan Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Drs. KH Nawafie Saleh, SE, MM, More »

Kejaksaan Luncurkan Website PJI, Ketum PJI: Bangun Kesatuan Tangkal Hoax

Kejaksaan Luncurkan Website PJI, Ketum PJI: Bangun Kesatuan Tangkal Hoax

Jakarta-JurnalCakrawala.com. Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) meluncurkan aplikasi website pji.kejaksaan.go.id sebagai sarana layanan pengaduan dan berita informasi tentang kejaksaan dan pelayanan penanganan proses penegakkan hukum serta menangkal berita hoax dengan memberikan informasi positif More »

Badiklat Kejaksaan RI akan Jalin Kerjasama Hukum dengan Amerika

Badiklat Kejaksaan RI akan Jalin Kerjasama Hukum dengan Amerika

Jakarta-JurnalCakrawala.com. Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Kaban Diklat) Kejaksaan RI, Setia Untung Arimuladi, menyambut kedatangan pihak perwakilan dari US Department of Justice, Office of Overseas Prosecutorial Development, Asistence, and Training (USDOJ- OPDAT) More »

 

Ribuan Guru Honorer Bogor Beraksi, Inilah Tuntutannya

KAB.BOGOR-JurnalCakrawala.com.

Ribuan guru honorer dari 40 kecamatan se Kabupaten Bogor menggelar aksi unjuk rasa bela guru dengan tuntutan pengakomodiran CPNS 2018 bagi para guru honorer yang sudah mengabdi, Rabu (19/9/2018).

Dikomandoi langsung oleh Ketua PGH Kabupaten Bogor Halim Sahabudin, dalam orasinya meminta 6 poin diantaranya:

Tuntutan Aksi :

Meminta Kepada Pemerintah Kabupaten Bogor agar Guru dan Satuan Tenaga Kependidikan Tidak Tetap SD/SMP Negeri ( Satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah) yang telah mengabdi minimal 2 Tahun :

1. Diberikan SK Pengangkatan / SK Keputusan /Penugasan Sebagai guru dan tenaga kependidikan tidak tetap dari Pemerintah Daerah (Bupati Bogor) untuk bisa mengikuti PPG dan NUPTK bagi guru honorer dan tenaga Kependidikan di sekolah Negeri.

2. Diberikan penghasilan serta ditingkatkan yang pantas dan layak yang dianggarkan dalam APBD tahun 2019 pemerintah kabupaten Bogor.

3. Diberikan Jaminan Bpjs kesehatan dan Bpjs Ketenagakerjaan gratis bagi guru dan tenaga kependidikan tidak tetap yang dibiayai APBD tahun 2019 oleh pemerintah daerah kabupaten Bogor.

4. Batalkan dan Cabut Permen PAN nomer 36 tahun 2018 karena diskriminasi dan cacat hukum, kedudukan Permen PAN tidak boleh lebih tinggi dari PP no 11 tahun 2017 dan UU ASN no 5 tahun 2014.

5. Batalkan Rekruitmen Cpns tahun 2018 sebelum menyelesaikan tenaga guru honorer yang sudah lama mengabdi berdasarkan masa kerja.

6. Terbitkan sandaran hukum yang jelas berupa PERPU ( Peraturan Pemerintah Pengganti Undang -undang) untuk ditingkatan status tenaga honorer menjadi Cpns berdasarkan masa kerja dan usia paling lama secara bertahap sesuai kebutuhan.

“Harapan kami agar Ibu Bupati dan DPRD kab Bogor menyerap, menghimpun dan menindaklanjuti aspirasi kami demi terpenuhinya hak-hak normatif guru honorer dan tenaga kependidikan tidak tetap, karena dianggap penting dan strategis serta berdampak luas terhadap pada kehidupan bermasyarakat dan bernegara”, ungkap Halim. (Wawah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *